Beranda » Tren Fashion Awal Tahun 1929 Yang Masih Bertahan Sampai Saat Ini

Tren Fashion Awal Tahun 1929 Yang Masih Bertahan Sampai Saat Ini

Tahun 1929 menjadi bagian dari periode yang ditandai oleh peristiwa-peristiwa ekonomi yang signifikan, terutama terkait dengan Krisis Ekonomi Besar yang dimulai pada tahun itu. Meskipun kondisi ekonomi sulit, tren fashion pada tahun 1929 masih mencerminkan gaya dan kecenderungan tertentu.

Tren Fashion Awal Tahun 1929

Berikut beberapa tren fashion yang mungkin mencirikan periode tersebut:

  1. Mode Wanita

    • Rok panjang dengan potongan lebar masih populer pada awal tahun 1929. Pada akhir dekade, namun, rok mulai memendek menjadi lebih moderat sebagai respons terhadap perubahan sosial dan ekonomi.
    • Gaun-gaun malam pada tahun 1929 sering kali dihiasi dengan detail berkilau, payet, dan tambahan dekoratif lainnya. Meskipun kondisi ekonomi sulit, gaya art deco mulai mendominasi desain fashion.
    • Wanita pada umumnya masih memakai topi, termasuk topi lebar dengan aksen dekoratif. Aksesori seperti kalung panjang, gelang, dan anting-anting juga menjadi bagian penting dari gaya wanita.
  2. Mode Pria

    • Setelan pria dengan jaket dan celana pendek mulai populer pada tahun 1920-an dan terus menjadi tren pada awal tahun 1929. Namun, selama tahun berikutnya, panjang celana umumnya menjadi lebih panjang dan lurus.
    • Fedora adalah topi yang sangat populer di kalangan pria pada tahun 1920-an. Topi ini memiliki bulatan dan penutup yang cenderung sedikit melengkung ke bawah di satu sisi.
    • Das besar atau cravat tetap menjadi aksesori penting dalam mode pria. Mereka sering kali dipakai dengan simpul besar dan mencolok.
  3. Warna dan Pola

    • Meskipun masa sulit selama Krisis Ekonomi Besar, warna cerah dan pola geometric, khususnya dalam gaya art deco, masih mendominasi tren fashion pada periode ini.
    • Pola kotak-kotak atau tartan juga cukup umum pada tahun 1929, terutama dalam slot gacor deposit pulsa aksesori seperti das dan syal.
  4. Tren Perubahan

    • Seiring berlanjutnya Krisis Ekonomi Besar, mode mulai menunjukkan tren menuju pendekatan yang lebih praktis dan hemat. Ini tercermin dalam pemendekan rok dan penurunan aksesori yang berlebihan.

Periode ini menandai perubahan signifikan dalam sejarah dunia, dan hal ini tercermin dalam mode pada tahun 1929. Tren mode menjadi lebih praktis dan lebih sederhana sebagai respons terhadap kondisi ekonomi dan perubahan sosial yang terjadi pada saat itu.

Tren Fashion Awal Tahun 19-an Yang Masih Bertahan Sampai Sekarang

Sejumlah tren fashion telah ada sejak lama dan masih memengaruhi industri mode hingga saat ini. Beberapa contoh dari fashion yang telah eksis sejak lama antara lain:

Jeans

Celana jeans adalah salah satu item pakaian yang telah populer selama beberapa dekade. Jeans pertama kali dikenakan oleh pekerja di Amerika Serikat pada abad ke-19 dan sejak itu menjadi bagian penting dari gaya kasual.

Blazer dan Jas

Blazer dan jas merupakan pakaian formal yang telah ada sejak abad ke-19. Awalnya digunakan oleh pria, tetapi seiring waktu, blazer dan jas telah diadopsi dalam mode wanita sebagai bagian dari pakaian formal atau semi-formal.

Sepatu Oxford

Sepatu Oxford adalah sejenis sepatu formal yang berasal dari abad ke-17. Desain klasiknya, dengan penutup kaki yang berlubang dan penutup lidah yang terpisah, membuatnya tetap menjadi pilihan populer dalam mode pria formal.

Gaun Hitam

Gaun hitam atau “little black dress” pertama kali diperkenalkan oleh desainer mode legendaris, Coco Chanel, pada tahun 1926. Gaun hitam sering kali dianggap sebagai pakaian serbaguna yang cocok untuk berbagai kesempatan formal.

Blouse Putih

Blouse putih adalah pakaian klasik yang telah ada sejak abad ke-19. Dengan desain sederhana dan serbaguna, blouse putih tetap menjadi elemen dasar dalam lemari pakaian banyak wanita.

Tartan atau Scottish Plaid

Pola tartan atau Scottish plaid telah ada selama berabad-abad dan terkait erat dengan warisan budaya Skotlandia. Pola ini sering terlihat pada kilt dan menjadi inspirasi untuk berbagai desain pakaian.

Kaus Polo

Kaus polo pertama kali diperkenalkan pada tahun 1926 oleh Rene Lacoste, seorang pemain tenis Prancis. Desainnya yang nyaman dan kasual membuatnya menjadi salah satu pilihan populer dalam mode kasual.

Tren Vintage

Beberapa gaya fashion dari masa lalu, seperti tren vintage dari era 1950-an, 1960-an, atau 1970-an, tetap menjadi inspirasi dalam dunia mode saat ini. Contohnya termasuk rok A-line, kacamata cat-eye, atau pakaian retro.

Baca Juga : Mengenal Tentang Trend Fashion Orang Luar Negeri

Keberlanjutan tren ini selama bertahun-tahun menunjukkan bahwa beberapa elemen fashion memang memiliki daya tahan dan daya tarik yang melekat, dan mereka terus berperan dalam membentuk tren saat ini.

iritnow

Kembali ke atas
error: Content is protected !!